Parent Cue
Anda dapat mengaplikasikan PARENT CUE di bawah ini pada saat WAKTU KELUARGA (FAMILY TIMES) yang disesuaikan dengan seri pengajaran di minggu ini. Aplikasikan setiap hari untuk menolong anak dalam mengembangkan iman yang sejati.

Pada tanggal 22 Februari 2026 - 15 Maret 2026, JPCC Youth (SMP-SMA) akan mengajarkan seri berjudul
"Made for More"
Para remaja terus-menerus didorong untuk bermimpi lebih besar, bekerja lebih keras, dan mengejar kesuksesan—tetapi bagaimana jika tujuan hidup bukan sesuatu yang harus dikejar, melainkan sesuatu yang kita dipanggil untuk masuk ke dalamnya? Seri ini menolong remaja melihat bahwa tujuan Tuhan bukan tentang melakukan lebih banyak hal, melainkan tentang menjadi semakin serupa dengan-Nya. Melalui kelemahan, pergumulan, dan penyerahan diri, rencana-Nya mulai terbentuk. Doa kami, para siswa melihat hidup mereka bukan sebagai sesuatu yang acak atau kebetulan, tetapi sebagai bagian dari rencana yang jauh lebih besar daripada diri mereka sendiri.
Ingatlah Ini:
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib
(1 Petrus 2:9 TB)
Berikut adalah inti khotbah seri “Made for More” di JPCC Youth:
MINGGU 1
22 Februari 2026
2 Korintus 12:9
INTINYA:
Kuasa Tuhan bersinar dalam kelemahan kita.
Menolong para remaja untuk mulai berani menyebutkan kelemahan nyata tanpa rasa malu, percaya bahwa anugerah Tuhan itu cukup, dan mempraktikkan mengundang kuasa Tuhan tepat di titik keterbatasan mereka. Mengarahkan mereka untuk berpindah dari tekanan untuk selalu tampil sempurna menuju doa yang jujur dan langkah selanjutnya yang penuh ketahanan.
Klik
disini
untuk melihat pertanyaan diskusi small group di minggu ini.
MINGGU 2
1 Maret 2026
Filemon 1:15–16
INTINYA:
Setiap pergumulan punya tujuan.
Mengajak para remaja untuk menyebutkan satu “luka” yang nyata (sakit hati, kehilangan, penolakan), mendengar pergeseran identitas dalam surat Filemon (“bukan lagi… melainkan yang terkasih”), mempraktikkan doa pengampunan yang sederhana (“ini tidak baik-baik saja, tapi aku memilih kebebasan”), dan memilih satu langkah bermakna untuk 24 jam ke depan.
Klik
disini
untuk melihat pertanyaan diskusi small group di minggu ini.
MINGGU 3
8 Maret 2026
Mazmur 119:105
INTINYA:
Firman Tuhan akan menerangi jalanmu.
Menolong siswa beralih dari menunggu “sorotan besar” atas seluruh masa depan mereka ke mengambil satu langkah berikutnya dengan Firman sebagai pelita. Pada akhirnya, siswa diajak untuk menyebutkan satu area hidup yang terasa gelap atau belum jelas, memilih satu langkah konkret untuk 24 jam ke depan, dan masuk ke dalam ritme akuntabilitas sederhana bersama kelompok.
Klik
disini untuk melihat pertanyaan diskusi small group di minggu ini.
MINGGU 4
15 Februari 2026
Matius 6:33-34
INTINYA:
Carilah Tuhan, bukan kesuksesan hari esok.
Mengajak remaja berpindah dari hidup dua langkah ke depan menuju mencari Tuhan terlebih dahulu hari ini. Pada akhirnya, setiap siswa menyebutkan satu langkah “hari ini” dan bergabung dalam ritme akuntabilitas sederhana bersama kelompok.
Klik
disini
untuk melihat pertanyaan diskusi small group di minggu ini.
WAKTU PAGI
Saat anak remaja Anda memulai harinya, ingatkan mereka, “Tuhan bisa menolongmu mengambil langkah yang benar berikutnya, meskipun kamu belum bisa melihat seluruh jalan.”
WAKTU LUANG
Perkuat hubungan Anda minggu ini dengan menolong remaja Anda menghubungkan hal-hal yang mereka kuasai dengan cara-cara untuk memberi dampak—dorong tujuan hidup, bukan tekanan.
WAKTU MAKAN
Saat makan bersama minggu ini, minta setiap orang menjawab pertanyaan ini:
“Apa satu pertanyaan yang kamu harap Tuhan jawab dengan jelas saat ini?”
WAKTU SEBELUM TIDUR
Doakan remaja Anda: “Tuhan, saat [nama remaja] mengikuti-Mu, tuntun dan arahkan langkah-langkahnya. Ingatkan dia bahwa Engkau sedang bekerja dalam hidupnya, dan beri dia momen-momen kecil untuk melihat Engkau.”
Tujuan kami adalah selalu menghormati Saudara sebagai orangtua dan menciptakan lingkungan yang paling sehat bagi siswa untuk membicarakan apa saja di Small Group hari Minggu. Kami percaya bahwa dua pengaruh yang bersinergi bersama, yaitu keluarga dan gereja, akan jauh lebih berdampak hasilnya dibandingkan mereka yang berjalan sendiri-sendiri.
Lebih dari ini semua, kami di JPCC ingin sejelas dan setransparan mungkin agar kita dapat sama-sama membantu anak remaja memiliki perspektif yang benar tentang topik ini. Kami juga sangat berharap adanya sinergi antara Small Group Leader dan orang tua selama menjalani topik ini. Akhir kata, kami sangat menghargai doa Saudara pada saat kita, gereja dan para orangtua, menjalani rangkaian seri ini bersama-sama.
Terima kasih atas waktu dan perhatian Saudara.
Tuhan memberkati,
JPCC Next Gen Team
Copyright © 2025 The reThink Group, Inc. All rights reserved.




