Contact us

HUDDLE DF-DL-CT FEBRUARI 2021

KOMUNITAS YANG SEHAT:

MENCARI YANG TERHILANG

SELENGKAPNYA


HUDDLE MEETING GUIDELINE


Untuk mempermudah fungsi saudara sebagai DF sehingga saudara bisa memfokuskan sumber daya untuk memperhatikan dan memuridkan setiap DATE Leader &/ Core Team berikut adalah Panduan Huddle Virtual DF-DL-CT di bulan Februari 2021.

PREPARE & PRAY

Sebelum Saudara memulai Huddle, persiapkan diri Saudara dengan membaca Huddle Meeting Guideline dan Berdoa supaya Roh Kudus bekerja untuk mengubahkan setiap orang yang hadir.

Persiapan adalah ekspresi IMAN.

Lihat Video

KOMUNITAS YANG SEHAT: MENCARI YANG TERHILANG

PS. JOHANNES RAMIANO


VIDEO & SCRIPT

Hi apa kabar DF-DL-CT,


Saya berharap saudara dalam kondisi sehat tubuh, jiwa, dan roh. Selamat datang bagi setiap Core Team yang pertama kali mengikuti Huddle DF-DL-CT. Di dalam Huddle setiap saudara akan mendapatkan pengajaran singkat, berdiskusi menggunakan pertanyaan aplikasi, dan diakhiri dengan saling mendoakan. Sehingga setiap kita bisa one page (satu pengertian) dan one pace (satu ritme), selaras dalam pergerakan DATE / small groups ministry di JPCC.


Saya akan mulai Video Huddle ini dengan satu pertanyaan:


"Apa saja dampak dari seseorang yang tidak memiliki komunitas rohani yang sehat selama masa pandemi ini?"


Berikutnya selama 3-5 menit ke depan para peserta huddle bisa memberikan jawaban melalui kolom komentar di aplikasi video call yang digunakan. Silakan stop/pause video ini terlebih dahulu.

>>>>>

Terima kasih untuk partisipasi yang saudara berikan. Selama masa pandemi ini semua orang terkena dampaknya termasuk saya dan saudara. Banyak yang semakin terisolasi dan ini berpengaruh kepada seluruh aspek kehidupan baik spiritual, hubungan, finansial, emosional, dan kesehatan. Dan mereka yang tidak memiliki komunitas/sistem pendukung rohani yang sehat bisa merasakan dampak yang lebih buruk. 

Saat ini adalah banyak obat/vitamin tertentu yang menjadi langka karena tingginya permintaan. Dua hal langka lain yang sangat diperlukan banyak orang yaitu Komunitas dan Konektivitas.


Kebutuhan semua orang terutama pada masa pandemi ini adalah komunitas yang sehat, otentik, peduli, dan tulus; yang di dalamnya setiap orang bisa terhubung satu dengan yang lain untuk bisa melewati segala tantangan yang dihadapi dalam kehidupan. Kita perlu bersyukur tertanam dalam gereja di mana pemuridan melalui komunitas sel atau DATE menjadi fokus utama. Ps. Jeffrey & Ps. Alvi berulangkali menyampaikan agar  #DiscipleshipHarusJalanTerus mengingatkan kita untuk terus menjalankan Amanat Agung Tuhan menjadikan semua bangsa Murid Kristus dalam kondisi pandemi ini, sehingga setiap kita bisa terus ada dalam komunitas yang sehat.


Namun seringkali fokus kita lebih banyak kepada orang-orang yang ada dalam DATE, karena sudah sangat kompak dan nyaman. Sebagai pengikut Kristus, kita perlu juga kembali mengingat apa yang sangat penting di mata Tuhan.


Lukas 19:10 (TB)

Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang


Lukas 15:7 (TB)

Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan. 


Saya percaya setiap jiwa sangat berharga di mata Tuhan, bukan saja orang-orang yang sudah ada di DATE tapi juga mereka yang saat ini perlu dicari atau dijangkau untuk mengenal/kembali kepada Yesus dan tertanam dalam komunitas yang sehat. Mereka yang terhilang bisa jadi keluarga kita, teman sekolah, teman lama, rekan kantor, sesama orangtua murid, new member di DATE yang mendaftar secara online, dan juga mereka yang sudah terhilang dan tidak lagi aktif di DATE.


Saya ingin membagikan satu win story/kesaksian dari seorang DATE member yang memutuskan bergabung dengan JPCC DATE pada masa pandemi:


“Awal mula saya bergabung dengan DATE adalah karena kondisi Covid 19 yang menyebabkan saya terjebak di dalam kamar kost sendirian, merasa terputus dari teman dan keluarga. Setelah pemikiran panjang, akhirnya saya memutuskan untuk memilih DATE. Awalnya saya merasa ragu apakah mereka akan menerima saya, apa yg mereka akan pikirkan tentang saya.Namun lama kelamaan semua pemikiran negatif itu hilang, DATE Leader menyambut saya dengan tangan terbuka, dia banyak mendengarkan keluh kesah saya dan memberikan masukan yg membangun, bahkan mengajak kami anggota DATE untuk membaca & merenungkan Firman Tuhan bersama-sama setiap hari.


Selama beberapa bulan saya berada di dalam DATE, saya merasa karakter saya sedikit demi sedikit diubahkan, saya yg tadinya mudah marah terhadap hal-hal yg tidak sesuai dengan apa yg saya harapkan, belajar untuk bisa lebih sabar & mencoba memahami kesulitan orang lain.

Selain itu saya juga bisa belajar untuk hidup bergantung sepenuhnya kepada Bapa di sorga, ini tidak mudah, saya masih bergumul dengan hal ini, Tapi saya percaya di hari-hari ke depan saya akan menjadi lebih baik lagi dan bertumbuh di dalam Tuhan, dan bahkan semoga saya bisa menceritakan tentang Tuhan kepada orang lain lewat hidup saya. Saya merasa keputusan saya untuk bergabung dalam DATE adalah sebuah keputusan yang baik, karena di sini saya bisa menemukan keluarga kedua saya.”


Saya ingin memberikan apresiasi kepada setiap saudara yang dengan sengaja dan konsisten menyambut dan menerima  setiap new member sehingga mereka  bisa tertanam dan bertumbuh di DATE saudara. 


Ibrani 10:24-25 (TSI)

Oleh karena itu, marilah kita semua berpikir bagaimana kita bisa saling mendorong dan saling mengingatkan untuk berbuat kasih dan melakukan hal-hal yang baik. Janganlah kita menjadi malas berkumpul bersama dalam persekutuan kita— seperti yang sudah menjadi kebiasaan sebagian orang dari kita. Sebaliknya, marilah kita saling mendorong untuk tetap rajin berkumpul dan lebih rajin lagi, karena kita menyadari bahwa hari kedatangan Kristus semakin dekat.


Selama 2020 dari data di MyJPCC kurang lebih ada 2400 orang yang memutuskan untuk tertanam di JPCC dan saya percaya tahun ini Tuhan akan kirimkan jiwa-jiwa baru yang perlu kita sama-sama layani agar di dalam DATE kita mereka bisa mengalami Penerimaan - Keterbukaan - Perubahan Hidup semakin serupa dengan Kristus. Saya ingin setiap DL dan CT melakukan tiga  hal berikut:


1. Doakan dan follow through setiap DATE newcomer dalam waktu 1x24 jam.

Setiap newcomer yang mendaftar di DATE kita pasti memiliki kebutuhan akan sebuah komunitas, untuk itu penting sekali kita bisa memberikan respons dengan sesegera mungkin (idealnya 1X24 jam) agar newcomer bisa merasa diterima. Kesan pertama dari interaksi dengan DL akan sangat menentukan apakah newcomer akan tertanam atau tidak. Doakan setiap mereka, dan bukan hanya sekedar follow up yaitu menghubungi newcomer, tapi pastikan saudara melakukan follow through yaitu sampai mereka hadir di DATE saudara; atau bila tidak cocok dengan DATE saudara, saudara bisa merekomendasikan DATE yang saudara tahu sehingga newcomer cepat bisa mendapatkan DATE yang sesuai dengan preferensinya. 


2. Masukkan  newcomer ke dalam  Caring System dari  Core Team. 

Setelah DL melakukan follow through sampai new member hadir, langkah berikutnya adalah langsung mengalokasikan mereka  ke dalam Caring System dari salah satu Core Team. Ini akan membantu DL & CT untuk bisa berbagi perhatian kepada setiap DATE Member.

Saudara juga bisa meminta bantuan CT untuk melakukan follow through  tersebut supaya sejak awal CT bisa membangun hubungan  dengan newcomer, yang  akan mempermudah  CT melakukan fungsinya dalam Caring System karena  sejak awal secara sengaja newcomers tersebut sudah dikondisikan ada di dalam caring system CT. 


Untuk membangun  rasa memiliki terhadap DATE , setelah newcomer bergabung di pertemuan pertamanya, ada baiknya Core Team menanyakan pendapat/umpan baliknya ttg pertemuan DATE. Selain untuk menumbuhkan rasa kepemilikan , ini bisa menjadi bahan perbaikan  bagi DATE Saudara.


3. Bangun hubungan dengan DATE Member yang sudah tidak aktif.

Ada beberapa DM yang saat ini tidak aktif/hadir dalam pertemuan daring maupun di dalam group chat karena satu dan lain hal. Terus  bangun hubungan dengan mereka dengan menanyakan kabar/kondisi saat ini. Bangun hubungan melalui chatting/telepon untuk mengajak mereka kembali hadir di DATE atau bisa juga memberikan referensi DATE lain.


Silakan diskusikan jawaban Saudara dengan 2-3 orang dalam satu grup pada  breakout session, dan tutup dengan mendoakan nama-nama yang sudah disebutkan.


Ada dua rekomendasi video huddle sebelumnya yang bisa Saudara gunakan secara pribadi untuk bisa kembali mempelajari tentang membangun hubungan/konektivitas dengan setiap new member atau orang yang akan Saudara ajak ke DATE:

  1. Penerimaan Keterbukaan Perubahan hidup oleh Ps. Alvi Radjagukguk https://resources.myjpcc.org/penerimaan---keterbukaan---perubahan-hidup
  2. Discipleship Is Relationship oleh Ps. Johannes & Dina Ramiano https://resources.myjpcc.org/discipleship-is-relationship 


Selamat menikmati waktu diskusi. Tuhan Yesus memberkati.


A CALL TO ACTION

Dengan sengaja dan konsisten menyambut dan menerima  setiap new member sehingga mereka  bisa tertanam dan bertumbuh di DATE Saudara.

Kebutuhan semua orang terutama pada masa pandemi ini adalah komunitas yang sehat, otentik, peduli, dan tulus; yang di dalamnya setiap orang bisa terhubung satu dengan yang lain untuk bisa melewati segala tantangan yang dihadapi dalam kehidupan.

Ps. Johannes Ramiano

DISCUSSION QUESTIONS (?)

  • Sebutkan 2-3 nama yang Tuhan ingatkan untuk Saudara mulai doakan agar dapat menemukan komunitas rohani yang sehat?

  • Apa yang akan Saudara lakukan secara spesifik untuk memastikan mereka bisa kembali dan bertumbuh di dalam Tuhan?

MENGISI UMPAN BALIK HUDDLE DF-DL-CT FEBRUARI 2021

TAUTAN UMPAN BALIK

KEPEDULIAN COVID-19

Seperti yang sudah diinformasikan oleh Ps. Jeffrey Rachmat melalui video, bahwa JPCC ingin mengetahui perkembangan Saudara dan keluarga saat ini. Agar Gereja bisa memberikan bantuan yang dapat menolong Saudara melewati masa global pandemi COVID-19 ini, mohon pastikan Saudara (baik DM, CT, DL, DF & HDF) sudah mengisi tautan berikut ini:

UPDATE

Catatan:

Selama pandemi ini masih berlangsung, tautan ini yang akan terus dipakai untuk berhubungan dengan Tim JPCC Peduli Covid-19. 

APA YANG TERJADI SETELAH UCAPAN PERPISAHAN TERAKHIR

Dr. Sandersan (Sandy) Onie, Yoice Leonora, Ps. Kenny Goh & drg. Jessica F. Nilam

Di masa pandemi ini, banyak dari teman-teman dan mungkin keluarga kita yang kehilangan seseorang yang dekat. Penting untuk semua orang mengerti proses dan cara menangani perasaan atau emosi supaya kesehatan jiwa/mental tetap terjaga. Berikut ini adalah artikel dari Counseling Ministry tentang bagaimana kita bisa “grieving” atau berduka dengan benar. 

Artikel ini tersedia dalam Bahasa Indonesia & Inggris.

BAHASA INDONESIA BAHASA INGGRIS

MARI SEPAKAT BERDOA UNTUK BEBERAPA HAL DI BAWAH INI (MATIUS 18:19)

Share by: